27 January 2005 Waspadai Spam di Mobile E-mail Sumber : Detik.COM
Layanan e-mail yang bisa diakses lewat perangkat bergerak mulai bermunculan di Indonesia. Perusahaan perlu waspada, jangan sampai layanan itu jadi ladang spam.
Layanan e-mail lewat perangkat bergerak ditawarkan oleh dua operator telekomunikasi terbesar di Indonesia. Indosat mengusung nama besar Blackberry, layanan yang telah populer di Amerika Serikat. Sedangkan Telkom menggandeng Smartner untuk layanan serupa.
Namun, seperti halnya e-mail yang diakses lewat komputer desktop, masalah Spam masih berpotensi merebak. Ini disebabkan layanan tersebut umumnya hanya meneruskan e-mail yang diterima oleh mail server perusahaan tanpa penyaringan lagi.
Menurut Ery Punta Hendraswara, Manajer Pengembangan Produk dari Telkom Multimedia, masalah Spam pada mobile e-mail sangat tergantung pada administrator di setiap perusahaan. "Kalau di server tidak terproteksi, di sini (mobile e-mail -red.) juga akan terpengaruh," ujarnya dalam technology update di Gedung Telkom, Jakarta, Selasa (25/01/2005).
Spam adalah masalah yang cukup mengganggu bagi pengguna e-mail di dunia. E-mail promosi yang tidak dikehendaki itu biasanya membombardir inbox pengguna. Akibatnya produktifitas terganggu karena pengguna harus menghapus e-mail Spam.
Selain itu, Spam di mobile e-mail berpotensi untuk menghabiskan banyak uang. Ini disebabkan layanan mobile e-mail umumnya menggunakan sistem pentarifan ganda.
Perusahaan berlangganan jasa dan aplikasi kepada operator telekomunikasi, sedangkan tagihan akses internet pada setiap pengguna dipisahkan. Jika perusahaan menerapkan penyaringan Spam yang kurang efektif, lalu lintas e-mail bisa didominasi oleh Spam.
Penyaringan Spam di Server
Oleh karena itu Ery menyarankan agar administrator e-mail di setiap perusahaan yang menerapkan mobile e-mail senantiasa memperbaiki sistem penyaringannya. Baik Blackberry maupun layanan push e-mail dari Telkom mendukung server e-mail Microsoft Exchange dan Lotus Domino.
Menurut Andreas Tedjasukmana, Communication Sector Account Manager untuk Enterprise and Partner Group Microsoft Indonesia, Microsoft Exchange menyediakan fasilitas filtering penangkal Spam. "Setting penyaringan yang diterapkan pengguna juga bisa diterapkan ke server, sehingga penyaringan sesuai keinginan pengguna," ia menambahkan.
Selain menghabiskan waktu kerja, Spam seringkali berupaya menipu penerima e-mail. Dalam beberapa kasus Spam juga digunakan sebagai 'kendaraan' bagi virus.
Namun ancaman virus, lanjut Ery, tidak terlalu menjadi masalah di mobile e-mail. "Apakah virus lewat e-mail akan menginfeksi ponsel? Selama pesan yang dibuka hanya dalam bentuk teks, tidak akan masalah," ia menambahkan. (wsh)
|